watch

Kamis, 04 Agustus 2011

Di sebuah siang, tentang secerca rasa

Dan kau tau, akan kutitipkan kau pada hujan, yang rintiknya selalu berikan kesejukan, dinginnya mengirimkan damai, dan basahnya menyampaikan kerinduan yang tak terucapkan
Hujan..aku dan kau..selalu menajadi suasana yang indah untuk ku, untuk kita. Terlebih saat senja yang merah merona dan terselimuti rintikan hujan yang menjadi menyala.
Apa kabar kau disana sayang? Baik baik saja kah?
Sudah puluhan jam aku dan kau terpisah dalam sebuah rongga hati yang memisah. Dalam sebuah jarak yang entah karena apa.
Aku,kau dan siang... matahari sampaikan gundah yang memerah. Memanas. Utarakan kegelisahan hati yang terus saja meronta. Menggeliat tanpa ku pinta.
Bukan aku yang ingin sayang, hanya saja hati kecilku yang tak kunjung bisa tuk tenang. Terlebih saat aku tak bisa menyentuhmu dalam jarak yang tercipta.
 Hujan, lekaslah datang, sampaikan resah yang kurasakan
aku suka hujan, diantara lebat tirai yang menghujam tanpa cemas, meluncur tanpa peduli rasa sakit. aku suka hujan, menelisik arti hadirmu dalam temaram rintik-rintik yang berdekatan. ada rindu yang tak bisa aku definisikan.
aku suka hujan, berada ditengah-tengah mereka, membiarkan diri terluka, menikmati setiap jengkal kehilangan. aku suka hujan, diantara jeda irama mereka yang tidak beraturan, lalu berlari dengan langkah-langkah yang bergegas, mencari kehangatan lewat senyummu.
dan aku akan selalu menyukai hujan, ketika aku menjadi basah dan itu untukmu, membiarkan diri menjadi bodoh dan terluka dengan pasti, yang aku tidak pernah peduli.


akhirnya...

aku tak sanggup menjawab pintamu

tanyakan saja pada rinai hujan

sebab setiap rintiknya adalah rahasia manusia,

setiap butirnya adalah jawab segala tanya,

sebab setiap tetesnya adalah kiriman atas semua pinta
                                                              From Kumpulan Hujan

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com